Kamis, Juni 11, 2009





Iki tambah maneh. Kae pak Wirawan ngawe sapa?

Foto pertemuan PANAMMA 19/10/2008 di dalam rumah Bp. Wahto (alm).
pinitoyo

Jumat, Mei 29, 2009

Tiga Warna

Tahun terakhir di SMP I (1965) kalau nggak salah ingat saya di klas IIIC. Tempat duduk saya nomor 2 dari belakang di jalur paling kanan. Saya sebangku sama Hartono, anak Priyobadan. Di depan saya Rini Gunawan dan Kusumastuti, di belakang saya Anggardjito dan Paryamto. Anggardjito adalah siswa pindahan dari Semarang, waktu klas I dia belum ada. Jadi saya kenal sama dia ya di klas 3 itu. Dia rajin dan tekun sekali belajar. Pelajaran apa saja dia tekuni dan dia pelajari, baik itu pelajaran eksakta maupun non-eksakta. Dia tidak hanya jago aljabar, ilmu ukur, ilmu alam, ilmu hayat saja, tapi juga jago sejarah, ilmu bumi, bahasa dan lain-lain. Biasanya orang berminat pada satu bidang saja tetapi tidak berminat pada bidang lain tetapi Anggardjito menekuni dan belajar dengan keras semua mata pelajaran. Mungkin nilainya di raport hampir semuanya 9. Seingat saya dia yang jadi juara SMP I waktu ujian tahun 1965.
Ada satu kebiasaan yang saya amati sering dilakukannya dalam rangka memperdalam ilmunya. Sering saya lihat waktu mencatat pelajaran dia menggunakan pensil untuk menulis. Mula-mula saya heran mengapa ia pakai pensil sedangkan semua teman yang lain sudah pakai pulpen atau bolpen. Rupanya catatan yang dibuat dengan pensil itu sore harinya dibaca dan dipelajari sambil ditulis ulang (ditimpa) pakai tinta biru. Dan malamnya diulang lagi membaca dan mempelajari catatan itu sambil ditulis lagi dengan tinta hitam. Jadi ada tiga warna pada catatannya. Kalau siang warna abu-abu (warna pensil), sorenya warna biru dan malamnya warna hitam. Saya sering melihat buku catatannya memang tertulis pakai tinta tapi ada bekas-bekas tulisan pensil yang sudah ditimpa tinta. Baru sekali ini saya melihat ada orang belajar dengan cara seperti ini (ditulis tiga kali). Mungkin dia mencontoh dari orang lain yang saya belum pernah mengetahuinya.
Saya kagum dan salut sama dia, pada semangat belajarnya yang sangat kuat. Makanya tidak heran kalau prestasi akademiknya ruarrr....biasa...
Kalau di kelas tidak ada pelajaran biasanya anak-anak pada ngobrol dan guyonan tapi saya lihat dia asyik membaca pelajaran atau buku wajib.
Karena kemampuannya itu dia dengan mudah meraih gelar doktor bidang fisika di sebuah universitas di AS dan sekarang bekerja di Badan Tenaga Atom. Waktu reuni SMP I di Wisma Gondopuri Solo dia juga datang.
Saya kira ini bisa jadi contoh anak cucu kita supaya rajin belajar seperti teman kita Anggardjito. Kalau semua orang Indonesia rajin belajar dan bekerja keras seperti Anggardjito, mungkin Indonesia bisa menyamai Jepang dalam waktu 20 tahun (bisa nggak ya....he...he....he...)

Best regards,
Wirawan

Kamis, Mei 28, 2009

Rabu, Mei 27, 2009

Video Bu Anung baca puisi

Bu Anung baca puisi waktu pertemuan Pannama di rumah Wirawan.

Atmadi

Prof. Umar Mantu di Bandung 10 Mei 2009




Photo Prof Umar mantu di Bandung, bagi teman2 smp1 yang belum di undang, jangan kawatir, nanti pak Umar akan ngunduh mantu di Jogya 26 September setelah lebaran, Insya Allah kita warga smp1 akan diundang.
Atmadi


Mantu anak pertama laki laki 2008











Ini photo waktu mantu ke dua yang juga dihadiri teman teman smp1, terimakasih kedatangannya.




Atmadi




Photo waktu mantu anak perempuan thn 2006







Ini photo waktu saya mantu anak perempuan yang dihadiri oleh alumni SMP1 Prof Said Jenie alm dan Prof Umar Jenie, dan teman teman smp1 lainnya.
Atmadi